Diam. Aku hanya bisa duduk terdiam. Dari sini, aku bisa melihat sosokmu yang sedang berbicara dengan seseorang yang tak kukenal. Suatu kali, inginku menyapamu, mengenalmu lebih jauh. Namun ku tak bisa. Aku terlalu takut. Cih, pengecut—kalian pasti berpikir begitu bukan? Aku hanya tak ingin dicap sebagai anak-sok-dekat olehmu. Aku hanya memandangmu dari kejauhan sembari menghela napas pasrah saat sosokmu berlalu begitu saja. Aku bagaikan pungguk merindukan bulan. Berharap suatu saat kau menyadari keberadaanku dan tersenyum menyapaku. Satu kata, mustahil. Kadang ku bertanya-tanya, apakah maksud Tuhan mempertemukan aku denganmu?
Gue mulai nulis ini sekitar jam setengah 9an. Tadinya agak mager, cuma gue merasa harus nulis ini entah kenapa. Mungkin gue kesetrum atau apa, entahlah. Yang jelas, gue gregetan pengen nulis ini, udah gitu aja, abisan menghantui pikiran gue mulu. Tulisan ini ada setelah hampir seminggu gue dinyatakan lolos SNMPTN dan berhak dapetin salah satu kursi di IPB jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata. Di satu sisi gue seneng, tapi di satu sisi lainnya, gue ngeri. Gimana ya? Kehutanan gitu loh. Gue cewek gitu loh. Oke, cukup. Gue gatau harus mulai dari mana. Oke oke, pertama kali gue tau jurusan KSHE itu dari novel. Sumpah! Jadi, gue kan suka baca fanfic, nah gue ada kenalan author fanfic yang sekarang beneran jadi novelis, namanya Aditia Yudis, kalau kalian mau tau. Dia lulusan KSHE IPB. Makanya, semenjak gue liat itu tulisan ‘KSHE’, gue jadi kepo, KSHE itu apa? Ngapain? Seru gak? Lulusannya jadi apa? Dan sebagainya. Pada akhirnya gue tetep gak tau sih KSHE itu n...
Komentar
Posting Komentar