Aku bukanlah ahli farmasi yang bisa meracik obat dan menjadi penawar sakitmu. Aku bukan pula ahli geografi yang dengan senang hati menceritakan satu-persatu daerah langka yang terdapat di muka bumi ini untukmu, aku bahkan tak tahu apa itu daerah langka. Dan juga, aku bukanlah ahli sastra yang mampu membuatkanmu rangkaian kata-kata indah nan puitis tiap waktunya. Bermain musik pun aku tak bisa, sekumpulan not balok yang digoreskanmu pun aku tak mengerti, aku bukanlah ahli seni sepertimu. Aku hanyalah aku. Seorang pemuda lusuh yang terjerat cintamu. Kau begitu indah. Begitu langka. Begitu jauh... betapa aku bahkan tak sanggup menggapaimu.
.
.
.
AN: Dengan kepedean tingkat tinggi, gua mempublish ketikan hasil imajinasi sesaat gua yang... lebaynya gak ketulungan, udah lah pasrah aja gua, ketawa ngakak boleh lah, caci maki juga boleh. Ini terjadi cuma gara-gara galau kelas jurusan, hem-_- sekian.
Komentar
Posting Komentar