Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Salahkah?

Pernah merasa salah? Atau disalahkan? Sebenarnya apa patokan seseorang dinyatakan bersalah? Membenci seseorang, salahkah? Mencintai seseorang, salahkan? Kita bisa membenci seseorang sampai-sampai apa yang dilakukannya selalu terlihat salah di mata kita. Sebaliknya, memuja berlebihan membuat apapun yang dikerjakannya tampak selalu benar. Seperti halnya konsep benci-cinta, tak ada batasan yang pasti untuk mengukur kadar benar-salah. Walaupun terasa salah; Satu hal yang pasti, Aku tak pernah menyesal telah mengenalmu.

Haruskah?

Mendengar dirimu menyebutkan namanya, Hatiku gundah Melihat dirimu menggandeng tangannya, Hatiku rasanya terbelah Bertukar tawa denganmu, Hatiku sumringah Bertukar pesan denganmu, Hatiku kian resah Bisa dekat denganmu, Kuanggap sebagai hadiah Aku tahu ini salah Aku mengaku kalah Haruskah aku menyerah?