Setiap temen nyokap abis bertamu ke rumah, nyokap selalu ngebanding-bandingin gue sama anak-anak mereka. Mereka lebih rajin, katanya. Apalagi kalo anaknya cowok, nyokap makin getol menyudutkan gue.
"Padahal mereka cowok loh, tapi rajin bantuin ibunya."
Begitu nyokap gue berkata. Mau mengelak ataupun membela diri, tapi memang benar adanya.
Akhirnya, gue hanya tertawa. Bukan tawa sinis, apalagi tawa kesal. Bukan, bukan. Hanya menertawakan perbincangan gue dan nyokap gue.
Gue males dan itulah gue XD
"Padahal mereka cowok loh, tapi rajin bantuin ibunya."
Begitu nyokap gue berkata. Mau mengelak ataupun membela diri, tapi memang benar adanya.
Akhirnya, gue hanya tertawa. Bukan tawa sinis, apalagi tawa kesal. Bukan, bukan. Hanya menertawakan perbincangan gue dan nyokap gue.
Gue males dan itulah gue XD
Komentar
Posting Komentar