Pernah merasa salah?
Atau disalahkan?
Sebenarnya apa patokan seseorang dinyatakan bersalah?
Membenci seseorang, salahkah?
Mencintai seseorang, salahkan?
Kita bisa membenci seseorang sampai-sampai apa yang dilakukannya selalu terlihat salah di mata kita.
Sebaliknya, memuja berlebihan membuat apapun yang dikerjakannya tampak selalu benar.
Seperti halnya konsep benci-cinta, tak ada batasan yang pasti untuk mengukur kadar benar-salah.
Walaupun terasa salah;
Satu hal yang pasti,
Aku tak pernah menyesal telah mengenalmu.
Komentar
Posting Komentar