Hidup dan nasib, bisa tampak berantakan, misterius, fantastis, dan sporadis, namun setiap elemennya adalah subsistem keteraturan dari sebuah desain holistik yang sempurna. Menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal sekecil apa pun terjadi karena kebetulan. Ini fakta penciptaan yang tak terbantahkan. -Harun Yahya
Yeay, haloha readerss??? Ada yang baru nih~~~ Hayo apa hayo~~ #ditabok #korbaniklan Oke, oke. Gausah sok unyu alay gitu nih. Jadi, postingan kali ini enakan pake subjek 'gue, saya, atau aku'? Emm kayaknya mending 'gue' aja kali ya biar kesannya santai, abis mau fangirling uwouwoo~~ Siplah, jangan memandang gue dengan tatapan kayak gitu dong, kalo penasaran mah bilang atuh, jadi gue kan bisa mulai sekarang, oke? Okeeeeeee~ Jadi, pada suatu ketika, gue, Finesta Biyantika, siswi yang alhamdulillah naik kelas 12, tiba-tiba terjangkit virus Stand Up Comedy alias Komedi Tunggal yang kadang disingkat jadi Komtung. Gue tau, SUC (disingkat aja ya) itu udah ada dari tahun kemaren, gue denger-denger dari temen gitu, dia suka banget sama SUCI (Stand Up Comedy Indonesia) yang disiarin sama Kompas TV, waktu itu masih season 1 tuh acara. Awalnya, gak tertarik karena di TV gue gak ada Kompas TV hahaha secara itu kan channel baru ya, udah gitu gue males setting ulang TV gue (...
Komentar
Posting Komentar