Saat kau pergi, aku seperti botol tanpa isi. Matahari seakan marah padaku dan menolak muncul dihadapanku. Setiap pagi kubuka jendela, kutemukan langit biru tanpa guratan. Kuberjalan di penghujung hari, kutemukan rasa bosan dan putus asa. Kunyanyikan lagu-lagu kenangan kita, kutemukan diriku menangis karenamu. Dan saat kujalani tahun-tahun tanpamu, kutemukan jiwa membusuk dalam tubuhku. Tapi saat aku mendengar kau disana -masih ada untukku- duniaku kembali berwarna! Semua kembali hidup dan aku begitu bahagia seperti melayang ke galaksi lain! Aku makin mencintaimu! Sangat mencintaimu! Oh Tuhan! Aku tak takut apapun lagi! Tak ada gadis itu lagi di antara kita. Aku akan menyusulmu ke sana! Tak perlu lari, karena aku akan mengejarmu kemanapun kau sembunyi! (Trough Okhlahoma - Woro)
Gue mulai nulis ini sekitar jam setengah 9an. Tadinya agak mager, cuma gue merasa harus nulis ini entah kenapa. Mungkin gue kesetrum atau apa, entahlah. Yang jelas, gue gregetan pengen nulis ini, udah gitu aja, abisan menghantui pikiran gue mulu. Tulisan ini ada setelah hampir seminggu gue dinyatakan lolos SNMPTN dan berhak dapetin salah satu kursi di IPB jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata. Di satu sisi gue seneng, tapi di satu sisi lainnya, gue ngeri. Gimana ya? Kehutanan gitu loh. Gue cewek gitu loh. Oke, cukup. Gue gatau harus mulai dari mana. Oke oke, pertama kali gue tau jurusan KSHE itu dari novel. Sumpah! Jadi, gue kan suka baca fanfic, nah gue ada kenalan author fanfic yang sekarang beneran jadi novelis, namanya Aditia Yudis, kalau kalian mau tau. Dia lulusan KSHE IPB. Makanya, semenjak gue liat itu tulisan ‘KSHE’, gue jadi kepo, KSHE itu apa? Ngapain? Seru gak? Lulusannya jadi apa? Dan sebagainya. Pada akhirnya gue tetep gak tau sih KSHE itu n...
Komentar
Posting Komentar