Saat kau pergi, aku seperti botol tanpa isi. Matahari seakan marah padaku dan menolak muncul dihadapanku. Setiap pagi kubuka jendela, kutemukan langit biru tanpa guratan. Kuberjalan di penghujung hari, kutemukan rasa bosan dan putus asa. Kunyanyikan lagu-lagu kenangan kita, kutemukan diriku menangis karenamu. Dan saat kujalani tahun-tahun tanpamu, kutemukan jiwa membusuk dalam tubuhku. Tapi saat aku mendengar kau disana -masih ada untukku- duniaku kembali berwarna! Semua kembali hidup dan aku begitu bahagia seperti melayang ke galaksi lain! Aku makin mencintaimu! Sangat mencintaimu! Oh Tuhan! Aku tak takut apapun lagi! Tak ada gadis itu lagi di antara kita. Aku akan menyusulmu ke sana! Tak perlu lari, karena aku akan mengejarmu kemanapun kau sembunyi! (Trough Okhlahoma - Woro)
Yeay, haloha readerss??? Ada yang baru nih~~~ Hayo apa hayo~~ #ditabok #korbaniklan Oke, oke. Gausah sok unyu alay gitu nih. Jadi, postingan kali ini enakan pake subjek 'gue, saya, atau aku'? Emm kayaknya mending 'gue' aja kali ya biar kesannya santai, abis mau fangirling uwouwoo~~ Siplah, jangan memandang gue dengan tatapan kayak gitu dong, kalo penasaran mah bilang atuh, jadi gue kan bisa mulai sekarang, oke? Okeeeeeee~ Jadi, pada suatu ketika, gue, Finesta Biyantika, siswi yang alhamdulillah naik kelas 12, tiba-tiba terjangkit virus Stand Up Comedy alias Komedi Tunggal yang kadang disingkat jadi Komtung. Gue tau, SUC (disingkat aja ya) itu udah ada dari tahun kemaren, gue denger-denger dari temen gitu, dia suka banget sama SUCI (Stand Up Comedy Indonesia) yang disiarin sama Kompas TV, waktu itu masih season 1 tuh acara. Awalnya, gak tertarik karena di TV gue gak ada Kompas TV hahaha secara itu kan channel baru ya, udah gitu gue males setting ulang TV gue (...
Komentar
Posting Komentar